
PT Superior Prima Sukses merupakan produsen bata ringan AAC (Aerated Autoclaved Concrete) yang berkomitmen menerapkan pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab. Dalam mendukung praktik bisnis berkelanjutan, PT Superior Prima Sukses bekerja sama dengan PT Djaya Enviro Consulting sebagai konsultan lingkungan untuk memastikan pemanfaatan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui pendampingan teknis dari PT Djaya Enviro Consulting, PT Superior Prima Sukses berhasil memperoleh Persetujuan Teknis Pemanfaatan Limbah B3 untuk tiga fasilitas produksi yang berlokasi di Mojokerto, Lamongan, dan Sragen. Pemanfaatan limbah B3 berupa Fly Ash dan Bottom Ash dilakukan sebagai salah satu bahan baku dalam proses produksi bata ringan AAC, sehingga memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi timbulan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan.
Dalam proses produksinya, Fly Ash dan Bottom Ash yang dihasilkan dari penggunaan batu bara dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku, menciptakan sistem produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Langkah ini tidak hanya menekan penggunaan bahan baku konvensional, tetapi juga mendukung pengelolaan limbah B3 yang berkelanjutan.
Sinergi antara PT Superior Prima Sukses dan PT Djaya Enviro Consulting mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan serta dapat menjadi contoh bagi industri lain dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.










