
Oleh M. Daffa Saepul
PT. Iwatani Industrial Gas Indonesia (IIGI) adalah sebuah perusahaan subsidiari dari Iwatani Corporation yang berbasis di Jepang. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1996 dan mulai beroperasi secara resmi pada tahun 1997. IIGI bergerak di bidang penyediaan gas industri, termasuk gas nitrogen, oksigen, argon, dan gas lainnya dalam bentuk gas dan cairan.
IIGI memiliki Visi untuk menjadi perusahaan yang diperlukan oleh masyarakat, dengan filosofi "Menjadi orang-orang yang diperlukan oleh masyarakat, karena orang-orang yang diperlukan oleh masyarakat dapat berkembang" yang berasal dari pendiri perusahaan, Naoji Iwatani. Misi mereka adalah untuk menyediakan gas dengan kualitas yang baik, menjaga keamanan, dan memberikan layanan yang tepat waktu kepada pelanggan. Layanan dan Produk IIGI menyediakan berbagai jenis gas industri, termasuk gas pendingin dan gas khusus lainnya.
Pada kesempatan kali ini, Kami dari Djaya Enviro Consulting (DEC) merasa terhormat diberikan kesempatan untuk menjalin kerjasama dengan Iwatani Industrial Gas Indonesia (IIGI) dalam proses pengurusan Perizinan Lingkungan yaitu Persetujuan Teknis (Pertek) dan Surat Kelayakan Operasional (SLO) untuk kegiatan Pemanfaatan Limbah B3 berupa Refrigerant Bekas menjadi Refrigerant yang dapat digunakan kembali. Refrigerant atau Freon adalah zat kimia yang digunakan dalam sistem pendinginan untuk memindahkan panas dari satu tempat ke tempat lain, sehingga menciptakan efek pendinginan. Zat ini sangat penting dalam berbagai peralatan yang menggunakan teknologi pendinginan, seperti kulkas, pendingin ruangan (AC), dan pompa kalor.
Hal yang dilakukan dalam proses pengurusan permohonan Persetujuan Teknis (Pertek) dan Surat Kelayakan Operasional (SLO) untuk kegiatan Pemanfaatan Limbah B3 ini secara umum adalah: Menyusun Kajian Teknis, Melaksanakan Rapat Teknis, dan Verifikasi Lapangan oleh pihak yang berwenang dari Kementerian maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Setempat dan juga dengan Pengelola Kawasan Industri.
Pemanfaatan Refrigerant/ Daur Ulang Freon merupakan upaya penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Meskipun penggunaan freon telah dibatasi secara ketat karena dampak negatifnya terhadap lapisan ozon dan pemanasan global, daur ulang tetap menjadi langkah yang sangat relevan. Berikut adalah beberapa dampak positif dari Pemanfaatan Refrigerant:
- Melindungi Lapisan Ozon: Dengan memanfaatkan Refrigerant, kita mencegah pelepasan gas ini ke atmosfer. Hal ini membantu memperlambat proses penipisan lapisan ozon dan mengurangi risiko kerusakan yang diakibatkan oleh radiasi ultraviolet.
- Mencegah Pemanasan Global: Refrigerant adalah gas rumah kaca yang kuat. Dengan mendaur ulang, kita mengurangi jumlah freon yang lepas ke atmosfer, sehingga berkontribusi dalam mengurangi efek rumah kaca dan memperlambat laju pemanasan global.
- Menghemat Sumber Daya Alam: Proses produksi Refrigerant membutuhkan banyak energi dan sumber daya alam. Daur ulang Refrigerant membantu mengurangi kebutuhan akan produksi Refrigerant baru, sehingga menghemat sumber daya alam.
- Mengurangi Limbah: Pemanfaatan Refrigerant membantu mengurangi jumlah limbah berbahaya yang harus dibuang. Freon yang tidak didaur ulang dapat mencemari lingkungan jika tidak dibuang dengan benar.
- Menjaga Kualitas Udara: Dengan mengurangi emisi freon, kita turut menjaga kualitas udara dan mengurangi risiko terjadinya polusi udara.
Proses Daur Ulang Refrigerant
Proses daur ulang Refrigerant melibatkan beberapa tahap, antara lain:
- Pengumpulan: Refrigerant dikumpulkan dari peralatan pendingin yang sudah tidak digunakan atau mengalami kerusakan.
- Pemisahan: Refrigerant dipisahkan dari komponen lain dalam peralatan pendingin.
- Pemurnian: Refrigerant yang telah dipisahkan kemudian dimurnikan untuk menghilangkan kontaminan.
- Pengisian Ulang: Refrigerant yang telah dimurnikan kemudian dapat digunakan kembali untuk mengisi peralatan pendingin yang baru atau yang telah diperbaiki.
Kesimpulan: Dengan fokus pada kualitas, keamanan, dan layanan yang tepat waktu, PT. Iwatani Industrial Gas Indonesia terus berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam industri gas di Indonesia. Mereka tidak hanya menyediakan gas industri berkualitas, tetapi juga berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung perkembangan industri di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan Pemanfaatan Refrigerant sebagai upaya pelestarian lingkungan dan juga mengurangi limbah.










