


Tantangan Lingkungan & Fokus Studi
Kegiatan industri di kawasan Marunda memiliki potensi dampak lingkungan yang perlu dikendalikan secara menyeluruh. Tantangan utama dalam proyek ini meliputi:
- Pengendalian emisi udara agar memenuhi baku mutu yang berlaku
- Pengelolaan limbah B3 secara aman dan sesuai ketentuan
- Penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang rinci
- Pemenuhan seluruh persyaratan regulasi lingkungan di kawasan industri
Apa yang Dilakukan & Hasilnya
PT Djaya Enviro Consulting melakukan pendampingan teknis secara terintegrasi melalui:
- Studi lapangan dan identifikasi sumber emisi serta timbulan limbah
- Penyusunan dokumen Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Emisi
- Penyusunan Rincian Teknis Penyimpanan Limbah B3, meliputi identifikasi, pengemasan, dan penataan area penyimpanan
- Penyusunan Dokumen RKL-RPL Rinci sesuai ketentuan kawasan industri
- Koordinasi teknis dan penyesuaian dokumen dengan regulasi yang berlaku
Hasil utama yang dicapai:
- Dokumen lingkungan tersusun lengkap dan sistematis
- Pengelolaan emisi dan limbah B3 sesuai standar teknis
- Rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan siap diimplementasikan
- Kepatuhan lingkungan perusahaan meningkat secara signifikan
Pelajaran & Relevansi untuk Djaya Enviro
Proyek ini menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam pengelolaan lingkungan industri, khususnya di kawasan industri. Integrasi antara pengendalian emisi, pengelolaan limbah B3, serta perencanaan RKL-RPL menjadi kunci untuk memastikan operasional industri berjalan aman, patuh regulasi, dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Pengurusan Persetujuan Teknis Emisi, Rincian Teknis Penyimpanan Limbah B3, dan RKL-RPL Rinci PT Bina Karya Prima Plant Marunda merupakan langkah strategis dalam pengendalian dampak lingkungan dan pemenuhan kewajiban regulasi. Dengan pendampingan PT Djaya Enviro Consulting, perusahaan mampu memastikan pengelolaan lingkungan dilakukan secara terstruktur, transparan, dan berkelanjutan.







