


Tantangan Lingkungan & Fokus Studi
Refrigerant atau freon merupakan Limbah B3 yang memiliki dampak serius terhadap lingkungan apabila dilepaskan ke atmosfer, seperti penipisan lapisan ozon dan peningkatan pemanasan global. Tantangan utama dalam proyek ini meliputi:
- Pengelolaan refrigerant bekas agar tidak mencemari lingkungan
- Pemenuhan persyaratan teknis dan regulasi pemanfaatan Limbah B3
- Pembuktian kesiapan operasional dan sistem pengelolaan yang aman
Apa yang Dilakukan & Hasilnya
PT. Djaya Enviro Consulting melakukan pendampingan teknis melalui:
- Penyusunan Kajian Teknis kegiatan pemanfaatan Limbah B3
- Pelaksanaan rapat teknis dengan instansi terkait
- Pendampingan dalam proses verifikasi lapangan
- Koordinasi dengan Kementerian, Dinas Lingkungan Hidup setempat, dan pengelola kawasan industri
Hasil utama:
- Proses perizinan Pertek dan SLO berjalan sesuai tahapan regulasi
- Sistem pemanfaatan refrigerant dinilai layak secara teknis dan operasional
- IIGI memiliki dasar legal dan teknis dalam menjalankan kegiatan daur ulang refrigerant
Pelajaran & Relevansi untuk Djaya Enviro
Proyek ini menegaskan pentingnya pendekatan teknis yang detail dan koordinasi lintas instansi dalam pengurusan perizinan pemanfaatan Limbah B3. Pemahaman terhadap karakteristik limbah, dampak lingkungan, serta proses operasional menjadi kunci dalam memastikan kegiatan pemanfaatan berjalan aman, legal, dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Pengurusan Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Operasional untuk kegiatan pemanfaatan Limbah B3 refrigerant oleh PT. Iwatani Industrial Gas Indonesia merupakan langkah nyata dalam pengendalian pencemaran lingkungan. Dengan pendampingan PT. Djaya Enviro Consulting, kegiatan pemanfaatan refrigerant dapat dilakukan secara bertanggung jawab, mendukung perlindungan lingkungan, serta berkontribusi dalam pengurangan limbah dan emisi gas rumah kaca.







