


Tantangan Lingkungan & Fokus Studi
Kegiatan pengangkutan Limbah B3 melalui jalur laut memiliki risiko tinggi dan pengawasan ketat. Tantangan utama dalam proyek ini meliputi:
- Pemenuhan persyaratan regulasi pengangkutan Limbah B3 angkutan laut
- Legalitas kapal dan kesesuaian spesifikasi alat angkut
- Kesiapan SOP muat, bongkar, dan tanggap darurat
- Koordinasi teknis dengan instansi pemerintah terkait
- Pengendalian risiko pencemaran lingkungan laut
Fokus studi diarahkan pada pemenuhan aspek teknis dan administratif sebagai syarat penerbitan rekomendasi pengangkutan Limbah B3.
Apa yang Dilakukan & Hasilnya
PT Djaya Enviro Consulting memberikan pendampingan teknis melalui:
- Identifikasi dan verifikasi data perusahaan dan kapal pengangkut
- Review dokumen legalitas perusahaan dan armada kapal
- Penyusunan dan evaluasi SOP pengangkutan Limbah B3
- Pendampingan proses pengajuan rekomendasi melalui PTSP-KLHK
- Pendampingan rapat teknis dengan KLHK dan instansi lingkungan terkait
Hasil utama dari proyek ini:
- Dokumen permohonan Rekomendasi Pengangkutan Limbah B3 tersusun lengkap
- Kesiapan teknis kapal sebagai alat angkut Limbah B3 angkutan laut
- Legalitas kegiatan pengangkutan Limbah B3 sesuai regulasi
- Mendukung operasional pengangkutan Limbah B3 yang aman dan terkendali
Pelajaran & Relevansi untuk Djaya Enviro
Proyek ini menunjukkan pentingnya peran konsultan lingkungan dalam mendukung sektor maritim, khususnya pada kegiatan pengangkutan Limbah B3 melalui jalur laut. Pendampingan yang terstruktur dan berbasis regulasi menjadi kunci dalam memastikan kegiatan transporter Limbah B3 berjalan aman, legal, dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Pendampingan penyusunan Rekomendasi Pengangkutan Limbah B3 Angkutan Laut PT Pelayaran Tanjung Kumawa merupakan langkah strategis dalam pengembangan layanan maritim yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan dukungan PT Djaya Enviro Consulting, kegiatan pengangkutan Limbah B3 dapat dijalankan sesuai ketentuan dan mendukung keberlanjutan industri maritim nasional.







